INFO MARIO - Mengetahui beredarnya bakpao tersebut, mencoba menelusuri asal muasal dari keberadaan makanan khas negeri China bermerek "SN" itu. Setelah ditelusuri, diketahui jika pemilik usaha bakpao tersebut bernama Yanti yang berlokasi di Jember, Jawa Timur.
Yanti juga mengakui jika bakpao bermerek "SN" tersebut merupakan miliknya. Namun, dia justru kaget ketika mengetahui bahwa bakpaonya menjadi viral dan tersebar luas informasinya.
Yanti juga mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini banyak orang yang menelepon dirinya, terutama dari Jakarta, yang bertanya tentang bakpao "SN". Ketika ditanya apakah merek "SN" itu merujuk ke tersangka kasus e-KTP Setya Novanto, Yanti mengaku tidak mengenal sosok tersebut. Yanti mengakui, bakpao dengan merek tersebut baru dibuat dua hari yang lalu.
Namun, dia menegaskan bahwa merek "SN" tidak ada kaitannya dengan Setya Novanto. Diungkapkannya pula, bakpao tersebut dijual di sekolah-sekolah dekat dengan rumah Yanti dengan harga Rp 3.000 untuk bakpao ukuran kecil dan Rp 7.000 untuk bakpao ukuran besar. Dia juga menerima pesanan, tetapi hanya untuk wilayah Jember dan sekitarnya. Ditanya apakah sudah ada yang memesan dari Jakarta, Yanti mengaku belum ada.
Diberitakan sebelumnya, pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengungkapkan jika kliennya mengalami luka parah di bagian kepalanya. "Luka di bagian sini (pelipis), benjol besar segede bakpao," kata Fredrich.Luka tersebut didapat oleh Setya Novanto akibat kecelakaan mobil yang menimpanya. Kecelakaan tunggal tersebut dialami Setya Novanto setelah mobil yang ditumpanginya menabrak tiang listrik.
Mobil Fortuner bernomor polisi B 1732 ZLO itu mengalami rusak parah di bagian depan. Kaca depan dan kaca samping mobil juga diketahui pecah akibat benturan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar